Bertemu Menhan China, Prabowo: Banyak Program Tertunda karena Corona

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bertemu dengan Menhan China, Wei Fenghe di kantor Menhan, Jakarta Pusat. Prabowo mengatakan pertemuan itu untuk melanjutkan hubungan bilateral kedua negara.

“Menhan China saya kira melanjutkan hubungan bilateral yang baik,” kata Prabowo usai rapat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Prabowo mengatakan kunjungan bilateral itu sempat tertunda karena pandemi virus Corona (COVID-19). Menurutnya, ia telah sepakat untuk bertemu lagi dengan Menhan China setelah pandemi Corona berakhir.

“Saya kira itu, ada penjelasan-penjelasan karena COVID, banyak program tertunda, kunjungan bilateral tertunda, banyak sekali kegiatan tertunda ya karena COVID-19. Tapi kita sepakat begitu reda, kita akan lanjutkan,” ujarnya.

Kehadiran Prabowo di DPR dalam rangka menghadiri rapat di Komisi I bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan pimpinan ketiga matra TNI. Rapat itu membahas anggaran untuk Kemenhan dan TNI dan berlangsung secara tertutup.

“Intinya membahas soal anggaran ya. Anggaran dan penjelasan alokasinya untuk Kemhan, Mabes TNI, AD, AL, AU. Kemudian kekurangan-kekurangan, kemudian pengajuan kita kembali,” jelas Prabowo.

“Penjelasan dari Komisi I bertanya maksud pengertian dari beberapa kegiatan dan masalah. Dan kita sudah jelaskan panjang lebar, akhirnya kita perbaiki. Dan sudah dapat suatu kesimpulan yang akan diteruskan ke Banggar. Jadi ini intinya anggaran,” imbuhnya.

Sebelumnya, jubir Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan pertemuan Prabowo dengan Wei Fenghe itu membahas sejumlah hal, termasuk kerja sama pertahanan kedua negara dan Laut China Selatan. menyampaikan sikap politik bebas aktif Indonesia yang menjunjung perdamaian.

“Termasuk bicara tentang LCS (Laut China Selatan) yang semakin memanas. Yang jelas sikap Indonesia disampaikan Pak Prabowo pijakannya tentu adalah doktrin politik bebas aktif. Kita terus mendorong join of peace, freedom, and equality, artinya sikap Indonesia terus mendorong dialog dan perdamaian,” ujar Dahnil. (Detik.com)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60