Penetapan Dirut Bank NTT, OJK Diminta Taat Aturan

  • Whatsapp
banner 468x60

Ben Isidorus

Beritanusantara.id, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta tata aturan yang dibuat sendiri yakni Surat Edaran OJK No 39/SEOJK.03/2016 terkait penetapan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT yang telah melewati batas waktu yang ditetapkan selama 30 hari kerja.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Menurut saya, OJK harus taat pada regulasi yang ada,” kata Anggota Komisi III DPRD NTT, Ben Isidorus kepada wartawan, Jumat, 11 September 2020.

Dia juga mempertanyakan, kenapa selama 30 hari OJK tidak bisa menetapkan hasil fit and propertest dari calon Dirut Bank NTT. “Yang jadi pertanyakan, kenapa sampai lewat 30 hari belum juga ada hasilnya dari OJK. Ini perlu ditanyakan ke OJK,” tegasnya.

Untuk diketahui, sesuai SE OJK NO 39/SEOJK.03/2016, pada poin IX (2) disebutkan Jangka waktu penetapan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja setelah seluruh dokumen diterima secara lengkap.

Sedangkan calon Dirut Bank NTT yang diusulkan yakni Alex Riwu Kaho telah mengikuti fit and propertest yang digelar OJK pada 9 Juli 2020.

Melihat tengat waktu yang ada, jika dikaitkan dengan SE OJK, maka tengat waktu 30 hari kerja yang diamanatkan telah dilewati. Sesuai perhitungan deadline tengat waktu itu jatuh pada 24 Agustus 2020. Jika dihitung per hari kalender, maka telah melewati dua bulan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan NTT, Robert Sianipar mengaku untuk hasil fit and propertest Calon Dirut Bank NTT masih dalam proses, karena hasil klarifikasi masih dalam penilaian. “Kami masih menunggu,” katanya. (Jkt)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60