Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Gaungkan Program Internasionalisasi, FIKES UIN Jakarta Gelar Kuliah Umum Bareng Prof Gerard Lee dari University of San Carlos Filipina
    News

    Gaungkan Program Internasionalisasi, FIKES UIN Jakarta Gelar Kuliah Umum Bareng Prof Gerard Lee dari University of San Carlos Filipina

    beritanusantaraberitanusantaraSelasa, 11 November 2025

    Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Kuliah Umum Internasional bertajuk ‘Introduction to Biopharmaceutics and Pharmacokinetics’ bersama Prof Gerard Lee L. See, Ph.D., dari School of Health Care Professions, University of San Carlos, Filipina, Senin 10 November 2025.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kolaborasi internasional melalui skema Adjunct Professor yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mendalam atas isu-isu keilmuan terkini.

    Prof Gerard Lee yang dikenal dengan kepakarannya di bidang pengembangan obat, penghantaran obat (drug delivery), farmakokinetik dan nanoteknologi itu menyampaikan pentingnya pemahaman mendalam tentang biofarmasetika dan farmakokinetik bagi para calon apoteker.

    Menurut Prof Gerard, terdapat dua pilar utama farmakologi yang harus diperhatikan, yaitu farmakokinetik dan farmakodinamik.

    Prof Gerard mengungkapkan, Farmakokinetik membahas apa yang tubuh lakukan terhadap obat melalui proses absorpsi, distribusi, metabolisme dan eliminasi.

    Sedangkan Farmakodinamik, lanjut Prof Gerard, menjelaskan apa yang obat lakukan terhadap tubuh.

    Menurut Prof Gerard, pemahaman mendalam terhadap dua bidang tersebut merupakan dasar penting dalam pengembangan dan penggunaan obat secara rasional.

    “Memahami farmakokinetik membantu kita mengetahui bagaimana obat bergerak di dalam tubuh, sedangkan biofarmasetika memungkinkan kita merancang formulasi obat yang lebih baik untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Kedua aspek ini tidak dapat dipisahkan dalam ilmu farmasi modern,” ungkapnya.

    Prof Gerard menekankan bahwa dosis obat yang tepat bagi pasien harus berada dalam jendela terapeutik, yakni di atas Minimum Effective Concentration (MEC) agar efektif, namun di bawah Minimum Toxic Concentration (MTC) agar aman.

    Lebih lanjut, Prof Gerard juga menyoroti pentingnya Pemantauan Terapeutik Obat (Therapeutic Drug Monitoring/TDM) yang didukung oleh model matematika farmakokinetik dan pemilihan rute pemberian obat yang tepat, misalnya pemberian obat secara parenteral untuk menghindari first-pass metabolism di hati.

    Sesi diskusi yang dimoderatori oleh Apoteker Ofa Suzanti Betha itu berlangsung interaktif. Para dosen dan mahasiswa Prodi Farmasi semester 3, 5 dan 7 tampak antusias mengikuti penjelasan narasumber dan aktif mengajukan pertanyaan sepanjang sesi.

    Sementara itu, Dekan FIKES UIN Jakarta Prof Zilhadia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum tersebut. Zilhadia menegaskan pentingnya kegiatan akademik internasional seperti ini dalam memperluas wawasan mahasiswa dan memperkuat posisi UIN Jakarta di tingkat global.

    “Seorang farmasis harus mampu memahami bagaimana obat bekerja dan bagaimana tubuh merespons obat tersebut, sehingga dapat memberikan terapi yang optimal bagi pasien,” ujarnya.

    Sekadar informasi, program Adjunct Professor sendiri merupakan salah satu strategi internasionalisasi setiap fakultas melalui kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).

    Melalui skema tersebut, para akademisi dan peneliti dari universitas terkemuka dunia dihadirkan untuk memberikan perkuliahan, riset dan publikasi kolaboratif.

    FIKES UIN Jakarta sendiri turut aktif memanfaatkan program Adjunct Professor. Melalui program ini, FIKES berupaya memperkuat kapasitas akademik dan meningkatkan reputasi akademiknya.

    Kampus Rektor UIN Jakarta UIN Jakarta UIN Syarif Hidayatullah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleUsai Surabaya, CMA CGM Foundation Gandeng Happy Hearts Indonesia Renovasi MTs El Nur Kasysyaf dan YASPI di Jakarta Utara
    Next Article Prof Asep Saepudin Jahar Serahkan SK untuk Ratusan Pegawai Madrasah Pembangunan, TK Ketilang, dan SMA Triguna Utama

    Berita Terkait

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 20262 Views

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 20263 Views

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 20261 Views

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 20260 Views

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20260 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20260 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20260 Views

    Lewat Pengelolaan BLU Terintegrasi, UIN Jakarta Amankan Aset Negara di 2025

    Rabu, 31 Desember 20250 Views
    Don't Miss

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    By beritanusantaraKamis, 5 Februari 2026

    Madrasah Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan madrasah unggulan di…

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026
    Top Posts

    KA Ranggajati dan KA Argo Cheribon Fakultatif Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Per 1 November 2024

    Sabtu, 2 November 20248 Views

    Cadangan Devisa Juli 2025 Tetap Tinggi

    Kamis, 7 Agustus 20257 Views

    Admedika Hadirkan Solusi Digitalisasi Kesehatan melalui Integrasi SIM Healthical dan AdKes

    Rabu, 9 Juli 20257 Views

    Momen Idul Adha 1446 H, Kakorlantas Bicara Makna Kepatuhan dan Keikhlasan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Jumat, 6 Juni 20257 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.