Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung rest area kilometer 456 di wilayah Salatiga, Jawa Tengah, untuk memastikan kesiapan layanan bagi para pemudik sekaligus mengawasi pengelolaan rekayasa lalu lintas menjelang puncak arus balik Lebaran 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri menyebut bahwa rest area KM 456 termasuk salah satu lokasi favorit yang kerap disinggahi pemudik, baik yang menuju arah timur maupun ke wilayah Yogyakarta dan kota-kota lain di Jawa Tengah.
“Pelayanan yang ada di rest area ini cukup lengkap, mulai dari tempat parkir, tempat istirahat dengan kursi pijat dan tempat tidur, layanan kesehatan, hingga tenan makanan, minuman, dan toilet. Ini sangat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan jauh,” ujar Jenderal Listyo.
Kapolri juga menegaskan bahwa jajarannya terus memantau arus lalu lintas, termasuk pelaksanaan sistem satu arah (one way). Untuk arus mudik, one way lokal sudah dilakukan dua kali, sementara untuk arus balik sudah diterapkan satu kali.
“Data sementara mencatat sekitar 40 persen masyarakat sudah melaksanakan arus balik, dengan proyeksi total mencapai 2,1 hingga 2,2 juta orang. Karena waktu arus balik lebih pendek dibanding arus mudik, kami minta seluruh jajaran untuk siaga penuh di lapangan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kelelahan pengemudi.
“Satu hal yang selalu saya pesankan, jika mengalami kelelahan, jangan dipaksakan. Segera istirahat di rest area terdekat. Kami sudah siapkan berbagai pelayanan dan rekayasa lalu lintas, baik di jalan tol maupun jalur arteri,” pesan Kapolri.
Kapolri menambahkan bahwa rekayasa lalu lintas bersifat dinamis dan akan terus disesuaikan dengan hasil traffic counting. Rencananya, mulai besok akan diberlakukan sistem one way nasional.
“Kami akan terus pantau kondisi lapangan agar puncak arus balik bisa berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Jenderal Listyo.