Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Dorong Kemandirian Industri Agrokimia, Kemenperin Perkuat Produksi Bahan Aktif Pestisida Dalam Negeri
    Nasional

    Dorong Kemandirian Industri Agrokimia, Kemenperin Perkuat Produksi Bahan Aktif Pestisida Dalam Negeri

    beritanusantaraberitanusantaraKamis, 17 Juli 2025

    Dalam rangka mewujudkan program prioritas nasional di bidang swasembada pangan dan hilirisasi industri, Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan sektor kimia sebagai bagian dari struktur industri strategis nasional. Salah satu sektor yang berperan strategis yaitu industri pestisida. Sektor ini memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    “Pemerintah terus mendorong pembangunan industri kimia hulu yang berdaya saing melalui peningkatan kapasitas produksi dan pelengkapan struktur pohon industri, demi menjamin pemenuhan kebutuhan bahan baku industri,” ujar Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier pada peresmian PT Delta Giri Wacana Tbk di Banten, Rabu (16/7).

    Sektor industri manufaktur berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, yakni sebesar 17,16% terhadap Produk Domesti Bruto (PDB) dan 25,84% terhadap penerimaan pajak sepanjang tahun 2024. Pada periode yang sama, impor produk formulasi pestisida mencapai 87.350 ton. Besarnya angka tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan akan produk agrokimia dalam negeri, seiring dengan luasnya lahan pertanian Indonesia.

    Sebagai pemasok bahan baku untuk industri pestisida, sektor kimia diharapkan memiliki kapasitas yang memadai dan memiliki performa yang baik dan stabil di setiap saat. “Industri kimia merupakan industri strategis di tingkat hulu yang menjadi modal dasar dalam mengembangkan industri di tingkat hilir. Penguatan sektor kimia sebagai pemasok bahan baku menjadi salah satu strategi kunci dalam mendukung daya saing industri hilir,” kata Taufiek.

    Oleh karena itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Delta Giri Wacana Tbk (DGW) atas peresmian pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten. Pembangunan fasilitas karbamasi ini, kata Taufiek, merupakan bentuk komitmen Kemenperin dalam memperkuat kapasitas produksi bahan aktif pestisida dalam negeri.

    “Kami sangat mengapresiasi PT Delta Giri Wacana Tbk atas komitmennya dalam membangun fasilitas produksi bahan aktif pestisida di dalam negeri. Langkah ini menunjukkan kepedulian pelaku industri terhadap kemandirian sektor pertanian nasional serta keberanian untuk mengambil peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah,” tuturnya.

    Investasi ini, kata Taufiek, menunjukkan potensi pengembangan industri kimia hulu masih sangat besar dan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan industri hilir lainnya. Pabrik karbamasi milik PT DGW memiliki kapasitas awal sebesar 2.000 ton per tahun untuk bahan aktif karbamat jenis methomyl, dan akan dikembangkan hingga mencapai 6.000 ton per tahun.

    “Kehadiran pabrik ini tidak hanya menjadi langkah strategis dalam mendukung substitusi impor, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi industri dalam memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional. Sehingga, dengan penguatan sektor hulu, diharapkan terciptanya ekosistem industri yang kokoh dan berkelanjutan sebagai fondasi untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” katanya.

    Kementerian Perindustrian akan terus berkomitmen mendorong pengembangan industri kimia nasional melalui berbagai kebijakan strategis, antara lain peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), pemberian insentif fiskal, pengembangan kawasan industri berbasis kimia, serta program hilirisasi dan substitusi impor. Diharapkan, langkah-langkah ini dapat menciptakan struktur industri kimia yang lebih kokoh dan terintegrasi dari hulu ke hilir, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di pasar global.

    Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleAksi Sosial, Telkom Bangun 51 Sarana Air Bersih dan Sanitasi Layak di Lima Kota/Kabupaten
    Next Article Menteri PPPA Tegaskan Pentingnya Ekosistem Digital yang Ramah Anak

    Berita Terkait

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 20264 Views

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 20263 Views

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 20261 Views

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 20260 Views

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20260 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20260 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20260 Views

    Lewat Pengelolaan BLU Terintegrasi, UIN Jakarta Amankan Aset Negara di 2025

    Rabu, 31 Desember 20250 Views
    Don't Miss

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    By beritanusantaraKamis, 5 Februari 2026

    Madrasah Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan madrasah unggulan di…

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026
    Top Posts

    Tingkatkan Keselamatan Migas, Kementerian ESDM Terbitkan Pedoman Penilaian Penerapan SMKM

    Rabu, 7 Agustus 202418 Views

    Smartcard PBB P-2 Inovasi Bapenda Tangsel Sabet Juara 2 KIPP Banten

    Rabu, 3 Desember 20258 Views

    Capaian Positif MMKSI Di GIIAS 2025: Mitsubishi Destinator Jadi Primadona Baru di Segmen SUV Keluarga Premium

    Selasa, 5 Agustus 20258 Views

    Galaxy Z Fold7 Hadir Dengan Lebih Tipis dan Tetap Kokoh Setelah Melewati Tes Uji 500 Ribu Kali Lipatan

    Kamis, 24 Juli 20258 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.