Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 2026

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Kemen PPPA dan MoGEF Korea Selatan Tetap Komitmen Berdayakan Banyak Perempuan di Akhir Periode Kerjasama
    Nasional

    Kemen PPPA dan MoGEF Korea Selatan Tetap Komitmen Berdayakan Banyak Perempuan di Akhir Periode Kerjasama

    beritanusantaraberitanusantaraSenin, 8 Juli 2024

    Jakarta (08/07) –Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan Ministry of Gender Equality and Family of Korea (MoGEF) Korea Selatan menyelenggarakan kegiatan Kick off Ceremony dan Korea-Indonesia Project Steering Committee Meeting, yang merupakan tanda dimulainya secara resmi proyek Official Development Assistance (ODA) Indonesia-MoGEF Korea Selatan Tahun 2024, di lokasi percontohan Sekolah Perempuan Jawa Barat, Jumat (5/7).

    Kegiatan ini merupakan agenda di tahun terakhir dari rencana kerjasama atau MOU antara Kemen PPPA dan MoGEF Korea Selatan dalam mendorong pemberdayaan sosio-ekonomi perempuan Indonesia melalui pelatihan vokasional yang berkelanjutan bagi perempuan di Jawa Barat.  Kerja sama ini dilaksanakan melalui proyek/bantuan hibah yang berlangsung selama 5 (lima) tahun dan telah diinisiasi sejak tahun 2020.

    “Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat pembangunan pemberdayaan perempuan Indonesia dibidang ketenagakerjaan dan kewirausahaan khususnya di Jawa Barat. Sejak tahun 202o kegiatan sudah terlaksana di Sekolah Perempuan Jawa Barat di Kota Bandung, dalam pelaksanaannya pemerintah bergandengan tangan dengan pemerintah daerah juga bermitra dengan instansi terkait lainnya seperti Balai Latihan Kerja Mandiri (BLKM) dan UNIKOM. Harapannya selepas ini akan lebih banyak mitra yang terlibat untuk keberlanjutan program,” ujar Plt. Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Rini Handayani.

    Rini menuturkan Proyek ODA di tahun 2024 akan dilaksanakan mulai dari bulan Juli hingga Desember 2024, yaitu diantaranya adalah pelatihan kejuruan secara tatap muka maupun daring dengan tema memasak, kecantikan, pertanian, IT, dan E-commerce, pendidikan pra-kewirausahaan, pendidikan ketenagakerjaan, penguatan pemahaman pengarusutamaan gender, dan strategi menghubungkan wirausaha perempuan dengan pasar online.

    Melalui proyek ODA MoGEF ini, KemenPPPA berupaya membangun sistem pelatihan vokasional yang berkelanjutan dengan menghubungkan perempuan ke pasar tenaga kerja maupun sebagai wirausaha, serta menyusun rekomendasi kebijakan vokasional yang responsif gender. Sebelum program berakhir, Rini menekankan 6 hal penting yang harus menjadi perhatian semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.

    Pertama, terkait tindak lanjut dari program ini sehingga perlu menyiapkan exit strategy dan keberlanjutan program di Jawa Barat dan replikasi di daerah lain. Kedua, perlu memperhatikan mekanisme seleksi peserta program yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan demi pencapaian output dan outcome kegiatan secara maksimal. Ketiga, memperkuat pelibatan lembaga masyarakat, akademisi, dan dunia usaha serta pihak lainnya dalam pelaksanaan ODA Project MoGEF. Kelima, perlu menyepakati strategi pelaksanaan monitoring dan evaluasinya. Keenam, menyusun laporan akhir proyek ini secara komprehensif mulai dari 2020, sehingga dapat menjadi rujukan proses penyusunan kebijakan bagi pemerintah pusat maupun daerah,” jelas Rini.

    Director of International Cooperation, MOGEF Korea Selatan, Jeong Hoe-Jin menyampaikan rasa bahagia dan terima kasihnya kepada seluruh pihak terkait, karena proyek dapat berlangsung dengan baik hingga tahun terakhir.

    ”Suatu kehormatan bagi kami untuk bisa mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia sampai dengan tahun terakhir proyek ini. Bisa membagi kinerja dan waktu bersama-sama (dalam proyek ini) sangat berarti bagi kami. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Kemen PPPA serta pihak DoRun DoRun (NGO Korea) dan instansi terkait lainnya yang sudah bekerjasama selama 4 tahun terakhir,’’ ujar Director of International Cooperation, MOGEF Korea Selatan, Jeong Hoe-Jin.

    Menanggapi beberapa hal yang menjadi perhatian Kemen PPPA terkait keberlanjutan program, Jeong Hoe-Jin yakin meskipun proyek akan berakhir tahun ini, Pemerintah Indonesia akan menjamin keberlanjutan program dengan bersinergi lintas pihak.

    “Saya berharap pemerintah Indonesia akan terus berupaya menyiapkan berbagai cara agar proyek ini dapat berlanjut setelah proyek berakhir. Termasuk membuat model-model program penguatan kapasitas perempuan, seperti kurikulum pelatihan kerja untuk perempuan agar dapat direplikasi dan menyebar luas di Indonesia. Kami yakin berdasarkan pengalaman selama (proyek) ini, pelaksanaan pendidikan ketenagakerjaan dan kewirausahaan akan dilaksanakan dengan penuh dedikasi,” tambah Jeong Hoe-Jin.

    Ketua Umum Sekolah Perempuan Jawa Barat, Raden Roro Amanda Soemedi mengatakan sebagai penerima manfaat proyek ODA Indonesia-Korea, Sekolah Perempuan Jawa Barat menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terutama MoGEF Korea dan Kemen PPPA atas kerjasama yang telah dan tengah berlangsung. Amanda menjelaskan ada total 6 jenis pelatihan yang nantinya akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yakni agrikultur, memasak, menjahit, kecantikan, IT dan E-commerce yang dilangsungkan di Sekolah Perempuan Jawa Barat dan 54 SMK yang tersebar di 27 Kab/Kota se-Jawa Barat dengan target peserta sebanyak 980 perempuan se-Jawa Barat.

    Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleIzin Investasi CEOR Minas Disetujui, PHR Siap Tancap Gas Tingkatkan Produksi Blok Rokan
    Next Article Dukung Transformasi Digital, NVIDIA Tingkatkan Kapasitas Digital Mahasiswa di Bidang Generative AI

    Berita Terkait

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 2026

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20261 Views

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 20262 Views

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20261 Views

    Lewat Pengelolaan BLU Terintegrasi, UIN Jakarta Amankan Aset Negara di 2025

    Rabu, 31 Desember 20256 Views

    Disperkimta Kota Tangerang Selatan Apresiasi Peran Pers Kawal Program Kawasan Kumuh dan RUTLH

    Sabtu, 27 Desember 20251 Views

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, UIN Jakarta Inventarisir Perbaikan Sarpras Madrasah Pembangunan

    Kamis, 25 Desember 20254 Views

    Kemenag Luncurkan PMB PTKIN 2026, 36 Kampus Unggul Inklusif Siap Terima Mahasiswa dari Penjuru Negeri

    Senin, 22 Desember 20256 Views
    Don't Miss

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    By beritanusantaraRabu, 14 Januari 2026

    Tidak sedikit orang tua hari ini pulang dengan perasaan cemas. Bukan karena nilai anaknya jelek,…

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 2026

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 2026

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 2026
    Top Posts

    Sesmenparekraf Berikan Penghargaan Kearsipan pada Satuan Kerja di Lingkungan Kemenparekraf

    Kamis, 27 Juni 202416 Views

    Penataan Kawasan Kumuh di Serua Selesai, Warga Ucapkan Terima Kasih kepada Wali Kota Tangsel

    Rabu, 5 November 202514 Views

    Yayasan Syekh Mansyur dan PCNU Kabupaten Pandeglang Terima Bantuan Program Wakaf Produktif Kemenag–BWI

    Sabtu, 13 Desember 202513 Views

    New CRF 150L Hadir di GIIAS 2025 dengan Penyegaran Terbaru

    Senin, 28 Juli 202512 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.