Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Kemen PPPA : Guru PAUD Perlu Dibekali Kemampuan Deteksi dan Merespon Potensi Kekerasan
    Nasional

    Kemen PPPA : Guru PAUD Perlu Dibekali Kemampuan Deteksi dan Merespon Potensi Kekerasan

    beritanusantaraberitanusantaraJumat, 18 Juli 2025

    Jakarta (18/07) — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan pentingnya peran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai pelindung pertama anak di lingkungan pendidikan. Untuk itu, guru PAUD perlu dibekali kemampuan mendeteksi dan merespon potensi kekerasan sejak dini.

    “Perlindungan anak tidak bisa ditunda. Guru PAUD bukan sekadar pengajar, tetapi juga pelindung anak untuk memastikan anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh. Pendidikan tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan tetapi juga harus menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan nyaman bagi anak. Itu sebabnya, guru PAUD perlu dibekali kemampuan mendeteksi dan merespon potensi kekerasan sejak dini dan organisasi perlu memiliki kebijakan internal tentang keselamatan anak yang mencakup 4 komponen yaitu penyadaran, pencegahan, pelaporan dan penanganan,” ujar Endah Sri Rejeki, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III Kemen PPPA, saat menjadi salah satu narasumber dalam Seminar “Edukasi Perlindungan Anak bagi Guru PAUD” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Kamis (17/07). Seminar ini diselenggarakan Kemendikdasmen dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional yang puncaknya akan dilaksanakan pada 23 Juli 2025 mendatang.

    Keterlibatan guru PAUD dalam pencegahan kekerasan menurut Endah sangat penting karena kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan serius dan memerlukan perhatian lintas sektor, termasuk dari dunia pendidikan.

    “Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) hingga Juli 2025 mencatat sekitar 12.000 kasus kekerasan terhadap anak dengan 10.000  korban diantaranya adalah anak perempuan. Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) tahun 2024 juga menunjukkan bahwa 1 dari 2 anak pernah mengalami kekerasan fisik, psikis, dan seksual. Ini merupakan alarm serius bagi kita semua,” ungkap Endah.

    Endah menambahkan Kemen PPPA juga mendorong perlindungan anak dilakukan secara sistemik, lintas sektor, dan lintas generasi. Langkah-langkah strategis yang telah dilakukan antara lain adalah penerapan kebijakan perlindungan anak di satuan pendidikan, perluasan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), penguatan regulasi seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang  Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta percepatan pembangunan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Komitmen Pemerintah dalam meningkatkan perlindungan anak yang telah dinyatakan dalam berbagai peraturan perundangan dan kebijakan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan praktik perlindungan anak, terutama oleh lembaga/organisasi penyelenggara layanan anak, dengan mengembangkan kebijakan internal tentang keselamatan anak dan kode etik bekerja dengan anak. Selain lembaga/organisasinya, orang yang bekerja secara langsung maupun tidak langsung dengan anak di berbagai lembaga/organisasi tersebut juga perlu mempraktekkan perilaku yang aman untuk anak.

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti saat membuka seminar menyampaikan,  pendidikan anak usia dini adalah pondasi utama bagi generasi unggul Indonesia.

    “Anak bukan hanya masa depan bangsa, tetapi juga warga negara yang hak-haknya harus dipenuhi. Guru PAUD berperan besar dalam membentuk karakter anak sejak dini melalui pembelajaran, keteladanan dan pengasuhan yang memanusiakan. Kita semua bertanggung jawab menciptakan ruang yang aman dan ramah anak baik di rumah maupun di sekolah,”tutur  Mendikdasmen.

    Pada kesempatan ini, Kemendikdasmen meluncurkan dua buku panduan, yaitu “ Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dan buku “Panduan untuk PAUD” sebagai rujukan praktis dalam membangun nilai, karakter, dan toleransi sejak usia dini.

    Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleHONOR 400 Laris di Pre-Order, HONOR Resmikan Experience Store Pertama di Indonesia Bersama Erajaya Digital untuk Hadir Lebih Dekat dengan Konsumen
    Next Article Penerbangan Perdana AirAsia Tandai Kembalinya Status Internasional Bandara Palembang, Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Sumatera Selatan

    Berita Terkait

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 20262 Views

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 20263 Views

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 20261 Views

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 20260 Views

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20260 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20260 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20260 Views

    Lewat Pengelolaan BLU Terintegrasi, UIN Jakarta Amankan Aset Negara di 2025

    Rabu, 31 Desember 20250 Views
    Don't Miss

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    By beritanusantaraKamis, 5 Februari 2026

    Madrasah Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan madrasah unggulan di…

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026
    Top Posts

    KA Ranggajati dan KA Argo Cheribon Fakultatif Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Per 1 November 2024

    Sabtu, 2 November 20248 Views

    Cadangan Devisa Juli 2025 Tetap Tinggi

    Kamis, 7 Agustus 20257 Views

    Admedika Hadirkan Solusi Digitalisasi Kesehatan melalui Integrasi SIM Healthical dan AdKes

    Rabu, 9 Juli 20257 Views

    Momen Idul Adha 1446 H, Kakorlantas Bicara Makna Kepatuhan dan Keikhlasan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Jumat, 6 Juni 20257 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.