Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Menteri PPPA Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Jawa Barat Lewat Pelatihan Vokasional
    Nasional

    Menteri PPPA Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Jawa Barat Lewat Pelatihan Vokasional

    beritanusantaraberitanusantaraRabu, 17 Juli 2024

     Jakarta (17/7) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mendorong pemberdayaan ekonomi Perempuan terutama untuk Perempuan kepala keluarga dan Perempuan rentan di Provinsi Jawa Barat melalui Pelatihan Vokasional Sekolah Perempuan. Pelatihan ini merupakan proyek kolaborasi antar Kemen PPPA, Ministry of Gender Equality of Family Republic of Korea (MoGEF) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diinisiasi sejak 2020.

    “Bicara tentang potensi perempuan, tidak terlepas dari pemberdayaan ekonomi melalui upaya pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemen KUKM) tahun 2019 mencatat bahwa dari total UMKM di Indonesia yang berjumlah 65,5 juta, 64 jutanya adalah usaha mikro dimana lebih dari setengahnya dimiliki dan dikelola oleh perempuan. Berdasarkan data tersebut perempuan memiliki peran dalam pemulihan ekonomi nasional. Namun sayangnya ketika melihat data dan realita di lapangan, berbagai permasalahan masih menjadi tantangan perempuan di Indonesia,” kata Menteri PPPA pada acara Opening Ceremony Pelatihan Vokasional Sekolah Perempuan Jawa Barat (Official Development Assistance Project) dan Kick Off West Java Women Empowerment (WJWE) Caang yang dilaksanakan secara hybrid (16/7).

    Menteri PPPA menyampaikan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan masih terlihat di Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Oleh karenanya, program pemberdayaan perempuan memiliki peran penting untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan khususnya di sektor ekonomi.

    “Dalam rangka mengurai permasalahan yang menimpa perempuan, berbagai upaya dan strategi harus kita dilakukan. Keberadaan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan vokasional ini memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, dan sudah pasti memberikan sumbangan penting untuk meningkatkan indeks pembangunan gender dan indeks pemberdayaan gender, serta menurunkan indeks ketimpangan gender,” kata Menteri PPPA.

    Menteri PPPA turut mengapresiasi atas upaya peningkatan wirausaha perempuan di Jawa Barat melalui program pelatihan vokasional Sekolah Perempuan Jawa Barat (Official Development Assistance Project) dan West Java Women Empowerment (WJWE) Caang.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti menyampaikan upaya meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan dilakukan dengan mengintegrasikan perspektif gender. Adapun target pelatihan vokasional yang berkolaborasi dengan MoGEF melalui Kemen PPPA sebanyak 170 orang dan berkolaborasi dengan SMK alumni Sekolah perempuan sebanyak 810 orang

    “Pelatihan vokasional ini akan dilaksanakan di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Adapun jenis pelatihan yang diberikan diantaranya memasak, menjahit, kecantikan, agrikultur, IT dan e-commerce,” kata Siska.

    Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menyampaikan upaya yang dilakukan untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi termaju dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran. Oleh karenanya, program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan vokasional akan memberikan kontribusi.

    “Kalau perempuan bergerak, maka setengah persoalan bisa terselesaikan. Program yang melibatkan ibu-ibu relatif lebih cepat diselesaikan. Pelatihan ini akan memberikan materi tentang kewirausahaan dan training of trainers, sehingga peserta punya kualifikasi sebagai entrepreneur dan trainer yang bisa ditularkan ke lebih banyak orang. Selain itu, kita juga sudah komunikasikan dengan perbankan untuk menyiapkan skema pembiayaan, dan pendampingan agar dapat masuk ke marketplace platform digital ataupun paling tidak ke e-katalog yang ada di 27 kabupaten/kota,” kata Herman.

    Dorun Dorun Indonesia Project Manager, Lee Joo Young menyampaikan bahwa dampak dari proyek pelatihan vokasional di Jawa Barat yang berlangsung selama 5 (lima) tahun sudah menunjukan hasil. Nantinya, monitoring dan evaluasi akan dilakukan untuk melihat efektivitas program yang telah dijalankan, serta diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak perempuan.

    Plt. Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Rini Handayani mengapresiasi langkah dan komitmen pemerintah provinsi Jawa Barat yang akan melanjutkan proyek ini melalui Anggaran Pendapatan  dan Belanja Daerah (APBD). Hal tersebut dikarenakan di tahun 2024 proyek kerjasama Kemen PPPA dengan MoGEF akan berakhir, maka logframe kongrit akan terus dikembangkan JawaBarat mulai dari peningkatkan kapasitas pemberdayaan perempuan yang berpresfektif gender melalui West Java Women Empowerment (WJWE Caang), pemberian akses modal melalui West Java Funding for Women (WJFW Caang), penyediaan akses pasarnya melalui West Java Digital Marketplace (WJDM Caang) dengan melibatkan kolaborasi sinergi antar semua perangkat daerah diantaranya 27 kab/kota sampai ke tingkat akar rumput yaitu desa/kelurahan dan juga pelibatan mitra pembangunan di Jawa Barat melalui West Java District Empowernent (WJDE Caang).

    ”Melalui program-program ini tentunya semakin banyak perempuan yang akan berdaya tidak saja dari sisi ekonomi, namun juga dari berbagai bidang yang dapat berkontribusi dalam pembangunan di provinsi Jawa Barat. Harapannya dengan peningkatan ekonomi perempuan dengan mendorong kewirauhaan perempuan yang berpresfektif gender tidak saja akan menaikkan angka tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan Provinsi Jabar, namun juga akan berkontribusi untuk peningkatan indeks pemberdayaan gender,” tutup Rini.

    Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleGelar Rakorwas Bareng Kompolnas, Kapolri Ingin Polri Jadi Organisasi Modern
    Next Article Pastikan Pemulihan Layanan Digital Optimal, Menkominfo Sidak Dua PDNS

    Berita Terkait

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 20262 Views

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 20263 Views

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 20261 Views

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 20260 Views

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20260 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20260 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20260 Views

    Lewat Pengelolaan BLU Terintegrasi, UIN Jakarta Amankan Aset Negara di 2025

    Rabu, 31 Desember 20250 Views
    Don't Miss

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    By beritanusantaraKamis, 5 Februari 2026

    Madrasah Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan madrasah unggulan di…

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026
    Top Posts

    Tingkatkan Keselamatan Migas, Kementerian ESDM Terbitkan Pedoman Penilaian Penerapan SMKM

    Rabu, 7 Agustus 202415 Views

    KA Ranggajati dan KA Argo Cheribon Fakultatif Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Per 1 November 2024

    Sabtu, 2 November 20248 Views

    Cadangan Devisa Juli 2025 Tetap Tinggi

    Kamis, 7 Agustus 20257 Views

    Admedika Hadirkan Solusi Digitalisasi Kesehatan melalui Integrasi SIM Healthical dan AdKes

    Rabu, 9 Juli 20257 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.