Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 2026

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 2026

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Perkuat Nasionalisme ASN, Setwapres Gelar Nonton “Sayap-sayap Patah” Bareng Nicholas Saputra
    News

    Perkuat Nasionalisme ASN, Setwapres Gelar Nonton “Sayap-sayap Patah” Bareng Nicholas Saputra

    beritanusantaraberitanusantaraRabu, 31 Juli 2024

    Jakarta, NONBLOK.COM – Selain untuk mempertahankan integritas dan kedaulatan negara, nasionalisme diperlukan untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai pelayan publik dan pelaksana kebijakan negara, Aparatur sipil negara (ASN) pun dituntut memiliki nasionalisme, karena diperlukan integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian yang tinggi untuk melayani rakyat dan mendukung pembangunan bangsa, menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah, serta memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan benar-benar bermanfaat bagi negara dan seluruh warganya.

    Dalam upaya tersebut, Duta Sinergi, Inovatif, Akuntabel, Proaktif (SIAP) Kepegawaian dan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan dan Wawasan Kebangsaan (DKPWK) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) berkolaborasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Kebangsaan (BPIP) menggelar bedah film tentang nasionalisme. Dikemas dalam program peningkatan kapasitas pegawai, acara mengangkat tajuk Roompi (Room of People Improvement) Bareng Nicholas Saputra, “Cerita Nasionalisme di Mata Milenial”, dan digelar secara luring di Auditorium Setwapres, Jl. Kebon Sirih No. 14, Jakarta Pusat, pada Rabu (31/07/2024).

    Dalam acara ini, penyelenggara menghadirkan aktor ternama Tanah Air Nicholas Saputra sebagai salah satu pembicara. Adapun film yang dibedah merupakan film yang diperankan oleh Nicholas sendiri, yakni “Sayap-Sayap Patah”, karya Rudy Soedjarwo.

    Nicholas memaparkan bahwa film ini berupaya memanusiakan kisah-kisah dan tokoh-tokoh yang jarang ditayangkan di layar kaca serta belum ramah di telinga masyarakat.

    “Intinya, [kami] ingin mencoba menggali kemanusiaan dari kisah-kisah yang mungkin sebagian kita hanya tahu di berita, tokoh-tokohnya juga kita tidak mengenal lebih jauh. Kami ingin mewakili suara mereka,” ungkapnya.

    Seperti cerita yang digambarkan dalam film Sayap-Sayap Patah, Nicholas menyebutkan, cinta terhadap negeri adalah kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, perlu diketahui bahwa perasaan cinta tersebut tidak statis, senantiasa berevolusi dari waktu ke waktu.

    “Kalau cinta negeri, tentu itu menjadi bagian utama. Tapi, bagaimana kita tetap bisa relevan dengan isu-isu atau dengan norma-norma yang terjadi di dunia saat ini,” ucap Nicholas.

    “Mungkin patriotisme kita di tahun 1940-an berbeda dengan 1960-an, berbeda dengan tahun 1980-an, berbeda sampai sekarang. Jadi, pasti ada pergeseran, pasti ada interpretasi baru, ada tujuan-tujuan yang baru, yang lebih kontekstual terhadap zaman sekarang,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Nicholas menuturkan, segala macam budaya baru yang masuk ke Tanah Air tidak lagi bisa disebut sebagai ancaman, melainkan menjadi salah satu sumber kekayaan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kualitas diri sebagai warga negara yang bernilai.

    “Saya merasa bahwa pengaruh dari luar itu bukan suatu ancaman, justru itu adalah sumber untuk memperkaya kita sendiri. Kalau kita melihat budaya, warisan, leluhur yang dulu, itu juga semua gabungan dari berbagai macam unsur budaya, informasi, pengetahuan, literasi,” jelas Nicholas.

    “Jadi harusnya bukan menjadi ancaman, justru kita membentuk terus apa yang baru, apa yang bisa kita kasih [kepada negara],” pungkasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Hubungan Luar Negeri Lukman Hakim Siregar memaparkan perihal rasa nasionalisme warga negara Indonesia (WNI), termasuk generasi muda dewasa ini ketika berada di luar negeri. Menurutnya, sikap tersebut menjadi sangat penting dan perlu dipertahankan. Sebab, nasionalisme itu akan bercampur dengan nasionalisme asing.

    “Kalau kita berbicara tentang nasionalisme, mestinya secara teori itu antara gabungan atau vis-a-vis nasionalisme asing dengan nasionalisme kita sendiri, itu sebenarnya. Oleh karena itu, membangun nasionalisme vis-a-vis nasionalisme kita di luar negeri dengan yang ada di dalam negeri itu sangat penting sekali,” ujar Lukman.

    “Ketika saya penempatan di Kanada, yang membuat nasionalisme itu berkurang, misalnya adalah ketika di sekolah diajarkan LGBTQ, itu membuat nasionalisme [asing] tinggi sekali,” tambahnya memberikan contoh.

    Sementara, Direktur Jaringan dan Pembudayaan BPIP Toto Purbiyanto menjelaskan, ada empat hal yang dapat menumbuhkan sikap nasionalisme kaum milenial merujuk pada ucapan Presiden Joko Widodo. Yang pertama adalah kuliner, sebab zaman sekarang kuliner menjadi salah satu hal yang sangat diminati oleh banyak orang, terutama anak muda.

    “Buat sesuatu yang mengembirakan tentang kuliner Indonesia. Dan kita bersyukur, kita sangat-sangat kaya tentang kuliner,” jelasnya.

    Yang kedua, musik. Toto menguraikan, jutaan generasi muda di Indonesia sangat suka dengan musik. Menyiratkan nilai-nilai nasionalisme dalam lagu memungkinkan rasa cinta kaum milenial terhadap Tanah Air meningkat.

    Yang ketiga adalah olahraga. Berbagai cabang olahraga (cabor) diikutsertakan dalam perhelatan olimpiade, baik dalam negeri maupun internasional. Hal ini juga menjadi salah satu faktor yang dapat memperkuat rasa nasionalisme generasi muda melalui keterlibatan secara langsung dalam perlombaan cabor atau mendukung kemenangan yang membawa nama baik Tanah Air.

    “Yang terakhir, film, pasti, bagaimana film-film kita menumbuhkan rasa kebangsaan, nasionalisme, dan mempersatukan kita, mungkin itu,” ujarnya.

    Sebelumnya, Plh. Deputi Bidang DKPWK Suprayoga Hadi menyampaikan, digelarnya acara Roompi Bareng Nicholas Saputra ini bukan semata untuk menyaksikan film bersama, tetapi juga sebagai ajang untuk introspeksi dan memperbaiki diri dalam hal semangat nasionalisme.

    “Untuk kita cerna, kita digest (mengambil intisari), dan bagaimana kemudian kita perbaiki, bagaimana semangat kita, value dari Pancasila, value dari nasionalisme, dan sebagainya itu benar-benar bisa kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” urai Suprayoga.

    “Terutama para milenial ya, bagaimanapun sangat-sangat perlu untuk kita tingkatkan nasionalismenya,” tambahnya.

    Acara bedah buku ini dikemas dalam diskusi santai dan tanya jawab dengan peserta yang dipandu oleh Moderator Nellyana.

    Hadir dalam acara ini, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W. S., Deputi Bidang Pengendalian Evaluasi BPIP Adiyanti, Kepala Biro tata Usaha, Teknologi Informasi, dan Kepegawaian (TUTIK) Yayat Hidayat, Direktur Pengendalian BPIP Fahru Rozi, serta segenap pejabat dan pegawai Setwapres. (HB/SK–Setwapres, BPMI)

    Breaking News Indonesia KH Ma'ruf Amin Maruf Amin Nasional Pemerintahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Wakil Presiden RI Wapres Wapres Ma'ruf Amin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleDominasi Penjualan dan Inovasi Produk Mitsubishi Motors di GIIAS 2024
    Next Article Sambut Era GenAI, OPPO Luncurkan AI Phone Reno12 Series! Padukan Teknologi Canggih dan Ketahanan Ultra Tinggi dalam Desain Futuristik

    Berita Terkait

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 2026

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 2026

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20261 Views

    Lewat Pengelolaan BLU Terintegrasi, UIN Jakarta Amankan Aset Negara di 2025

    Rabu, 31 Desember 20256 Views

    Disperkimta Kota Tangerang Selatan Apresiasi Peran Pers Kawal Program Kawasan Kumuh dan RUTLH

    Sabtu, 27 Desember 20251 Views

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, UIN Jakarta Inventarisir Perbaikan Sarpras Madrasah Pembangunan

    Kamis, 25 Desember 20254 Views

    Kemenag Luncurkan PMB PTKIN 2026, 36 Kampus Unggul Inklusif Siap Terima Mahasiswa dari Penjuru Negeri

    Senin, 22 Desember 20256 Views

    Airin Rachmi Diany Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Golkar Tangsel Periode 2025–2030

    Jumat, 19 Desember 20251 Views

    Pengajian Al-Hidayah Ajak Perempuan Bergerak Bantu Korban Bencana Sumatera

    Senin, 15 Desember 20251 Views
    Don't Miss

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    By beritanusantaraKamis, 8 Januari 2026

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program perbaikan…

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 2026

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 2026

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 2026
    Top Posts

    Sesmenparekraf Berikan Penghargaan Kearsipan pada Satuan Kerja di Lingkungan Kemenparekraf

    Kamis, 27 Juni 202416 Views

    Penataan Kawasan Kumuh di Serua Selesai, Warga Ucapkan Terima Kasih kepada Wali Kota Tangsel

    Rabu, 5 November 202514 Views

    Yayasan Syekh Mansyur dan PCNU Kabupaten Pandeglang Terima Bantuan Program Wakaf Produktif Kemenag–BWI

    Sabtu, 13 Desember 202513 Views

    New CRF 150L Hadir di GIIAS 2025 dengan Penyegaran Terbaru

    Senin, 28 Juli 202512 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.