Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, memberikan apresiasi kepada Indosat Ooredoo Hutchison atas peluncuran Digital Intelligence Operations Center (DIOC). Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan (Quality of Experience/QoE) telekomunikasi bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran 2025.
“Hari ini saya sangat senang berada di kantor Indosat dan melihat langsung persiapan luar biasa yang dilakukan untuk memastikan kualitas pengalaman pelanggan selama mudik. Ini langkah konkret untuk mendukung tema mudik kita, yakni ‘Mudik Tenang dan Menyenangkan,’” ujar Nezar dalam sambutannya saat peluncuran DIOC di Jakarta Pusat, Selasa (25/03/2025).
Indosat mengimplementasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui DIOC untuk memantau dan mengoptimalkan kualitas jaringan di sepanjang jalur mudik yang mencakup lebih dari 8.000 kilometer. Teknologi ini juga diterapkan di titik-titik strategis seperti pelabuhan, stasiun, dan jalur utama arus mudik.
“Monitoring berbasis AI ini memungkinkan layanan jaringan yang lebih stabil dan cepat. Pelanggan dapat menikmati konektivitas yang andal, mulai dari H-5 hingga H+7 Lebaran,” tambah Nezar.
Kementerian Komdigi juga telah mengoperasikan lima posko monitoring sebagai bagian dari upaya kolaboratif dengan operator seluler, termasuk Indosat, untuk memastikan layanan telekomunikasi berjalan optimal selama periode mudik.
Dalam kesempatan yang sama, Nezar Patria menyebut Indosat sebagai salah satu tolok ukur dalam pengembangan infrastruktur digital dan ekosistem telekomunikasi di Indonesia. “Indosat menunjukkan kelincahan dalam mengadopsi teknologi AI dan berkolaborasi dengan mitra teknologi global. Hal ini memperkuat ekosistem digital nasional,” ujar Nezar.
Nezar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. “Kemkomdigi sangat mengapresiasi kontribusi Indosat dalam menyukseskan program ‘Mudik Tenang dan Menyenangkan’. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk agenda-agenda penting lainnya,” pungkasnya.