Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Pengamanan Aset Triguna Utama Jadi Bagian Integrasi Pendidikan UIN Jakarta

    Rabu, 18 Maret 2026

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Wamen Investasi Bongkar Strategi Indonesia Bakal Jadi ‘Intermediary Country’ untuk Hadapi Tarif Trump
    Bisnis

    Wamen Investasi Bongkar Strategi Indonesia Bakal Jadi ‘Intermediary Country’ untuk Hadapi Tarif Trump

    beritanusantaraberitanusantaraRabu, 23 Juli 2025

    Jakarta, 23 Juli 2025 – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu membongkar strategi Indonesia di balik kesepakatan tarif resiprokal Indonesia-Amerika Serikat yang sempat menjadi perdebatan publik.

    Wakil Menteri yang akrab dipangil Todo tersebut mengungkap bahwa tarif 19 persen yang diterima Indonesia justru menjadi keunggulan kompetitif untuk menarik investasi manufaktur besar-besaran dari negara-negara Asia.

    “Strategic manufacturing ini memang dalam pola investasi itu ada beberapa negara yang memang memakai negara kita ini sebagai intermediary country,” ungkap Todo dalam podcast tersebut.

    Todo menjelaskan bahwa tarif 19 persen yang diterima Indonesia sebenarnya jauh lebih kompetitif dibandingkan negara-negara tetangga. China yang selama ini menjadi basis manufaktur dunia kini dikenakan tarif hingga 55 persen untuk ekspor ke Amerika Serikat. Sementara itu, negara-negara ASEAN lainnya juga mendapat tarif yang lebih tinggi seperti Vietnam dan Filipina yang dikenakan tarif 20 persen, begitu juga dengan Malaysia dan Thailand yang mendapat tarif serupa.

    “Misalnya kalau China dia direct kirim ke Amerika. Dari dia punya manufaktur yang ada di China, direct kirim ke Amerika. Itu kenanya 55 persen. Maka akan ada potensi. Dan ini sudah ada beberapa yang terjadi. Dia memindahkan manufakturnya ke Indonesia,” papar Todo menjelaskan konsep intermediary country.

    Strategi intermediary country ini bukan sekadar wacana. Todo mengungkap bahwa sudah ada pergerakan nyata dari perusahaan-perusahaan besar yang berencana memindahkan manufakturnya ke Indonesia. Sudah ada sekitar 3-4 vendor yang memiliki keinginan serius untuk pindah setelah melihat kesuksesan pabrik Airtag Apple yang akan melakukan launching bulan depan. Perusahaan-perusahaan ini menyadari bahwa Indonesia memberikan insentif dan kemudahan-kemudahan yang menarik bagi investor.

    Wamen Investasi menekankan bahwa perpindahan manufaktur ini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Indonesia. Meskipun raw material kemungkinan masih didatangkan dari negara asal, Indonesia tetap mendapat keuntungan besar dari segi penerimaan PPh, penyerapan tenaga kerja lokal, pergerakan penjualan material konstruksi, serta biaya operasional seperti listrik dan air. Hal ini akan memperkuat ekosistem ekonomi Indonesia dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian secara keseluruhan.

    Todo menegaskan bahwa dalam dunia investasi, perbedaan tarif sekecil apapun menjadi pertimbangan serius bagi investor. Perbedaan tarif minimal 3 persen saja sudah menjadi faktor yang akan dipertimbangkan investor untuk bergeser lokasi manufakturnya. Dengan perbedaan tarif yang mencapai puluhan persen dibandingkan China dan negara lain, Indonesia diprediksi akan mengalami gelombang investasi manufaktur yang luar biasa.

    “Dalam investasi itu kalau perbedaan tarif itu di rating minimal 3 persen saja ini sudah menjadi sesuatu. Akan menjadi pertimbangan mereka untuk bergeser,” jelasnya mengenai sensitivitas investor terhadap perbedaan tarif.

    Ketika ditanya tentang optimisme pemerintah menghadapi gelombang investasi ini, Todo dengan tegas menyatakan sangat optimis. Ia yakin bahwa strategi yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto ini akan membuahkan hasil yang luar biasa. Todo bahkan memuji negosiasi yang dilakukan Presiden Prabowo sebagai langkah yang sangat cerdas dan taktis.

    Strategi intermediary country ini menunjukkan bahwa apa yang awalnya terlihat sebagai kekalahan dalam negosiasi tarif, justru menjadi kemenangan strategis yang akan menguntungkan Indonesia dalam jangka panjang.

    “Dengan persiapan infrastruktur dan regulasi yang tepat, Indonesia bersiap menjadi destinasi utama investasi manufaktur di Asia Tenggara, memanfaatkan momentum perang dagang global untuk kepentingan ekonomi nasional.” Tutup Todo.**

    Bisnis Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Indonesia Nasional Nusantara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleTiket Eco Run sold Out! Saatnya Kontribusi Gaya Hidup Berkelanjutan di Energizing Music Festival
    Next Article Rebel Series Tampil Ekspresif dengan Ragam Ubahan Baru

    Berita Terkait

    Pengamanan Aset Triguna Utama Jadi Bagian Integrasi Pendidikan UIN Jakarta

    Rabu, 18 Maret 2026

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Pengamanan Aset Triguna Utama Jadi Bagian Integrasi Pendidikan UIN Jakarta

    Rabu, 18 Maret 20260 Views

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 20264 Views

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 20263 Views

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 20261 Views

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 20260 Views

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20260 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20261 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20260 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20260 Views
    Don't Miss

    Pengamanan Aset Triguna Utama Jadi Bagian Integrasi Pendidikan UIN Jakarta

    By beritanusantaraRabu, 18 Maret 2026

    Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah terus melakukan upaya penyelamatan aset negara bernilai ratusan miliar…

    Raih Prestasi Gemilang, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Bersinar di JMA 2026

    Kamis, 5 Februari 2026

    GKB-NU Nilai Prabowo Punya Arah Strategis di Board of Peace

    Selasa, 3 Februari 2026

    UIN Jakarta dan BRIN Sepakat Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

    Kamis, 22 Januari 2026
    Top Posts

    Tingkatkan Keselamatan Migas, Kementerian ESDM Terbitkan Pedoman Penilaian Penerapan SMKM

    Rabu, 7 Agustus 202418 Views

    ZTE Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di The 21st Annual Selular Award 2024, Perkuat Komitmen untuk Inovasi dan Teknologi

    Jumat, 5 Juli 20249 Views

    Presiden Jokowi Luncurkan Digitalisasi Layanan Perizinan Penyelenggaraan Event

    Senin, 24 Juni 20249 Views

    Integrasi & Agregasi Infrastruktur dan Komoditas LNG, PGN Luncurkan Layanan Pemanfaatan LNG Domestik Untuk Industri

    Rabu, 22 Mei 20249 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.