Close Menu
Berita NusantaraBerita Nusantara
    What's Hot

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 2026

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    • Home
    • Bisnis
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Indeks
    Berita NusantaraBerita Nusantara
    Berita Nusantara / Wujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak, Kemen PPPA Dorong Kabupaten Penajam Paser Utara Tingkatkan Pemenuhan Hak Anak
    Nasional

    Wujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak, Kemen PPPA Dorong Kabupaten Penajam Paser Utara Tingkatkan Pemenuhan Hak Anak

    beritanusantaraberitanusantaraRabu, 10 Juli 2024

    Kalimantan Timur (10/7) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong upaya peningkatan pemenuhan dan perlindungan anak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Upaya tersebut merupakan tindak lanjut atas penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang berhasil mendapat predikat Madya pada 2023 atau mengalami kenaikan di tahun sebelumnya.

    “Upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak yang dilakukan Kabupaten Penajam Paser Utara sudah baik. Usaha membangun generasi emas 2045 telah diupayakan dari peningkatan peringkat KLA Kabupaten PPU, yang tadinya ada baru mendapat peringkat Pratama kemudian meningkat menjadi peringkat Madya di tahun 2023. Untuk meraih predikat KLA yang lebih baik lagi, dibutuhkan kerjasama lintas sektor antara organisasi perangkat desa (OPD). Kita harapkan terbentuk sistem yang saling bergerak, tiap-tiap OPD memastikan pemenuhan dan perlindungan anak di Kabupaten PPU bisa berjalan baik sesuai dengan klaster-klasternya,” jelas Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kemen PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu (9/7).

    Pribudiarta menyampaikan Pemerintah Kabupaten PPU dapat melaksanakan evaluasi terkait permasalahan anak di daerah, khususnya indikator-indikator yang nilainya masih rendah. Lebih lanjut, dari hasil evaluasi tersebut dapat disusun rencana dan upaya perbaikan yang melibatkan seluruh pihak pemerintah daerah dan masyarakat.

    “Evaluasi Mandiri telah dilakukan, mudah-mudahan Kabupaten PPU bisa mewujudkan pemenuhan dan perlindungan khusus anak yang lebih baik. Jika nilai Indeks Pemenuhan Anak lebih baik, maka itu berarti pengembangan SDM dan pembangunan daerahnya akan lebih baik ke depan,” tutur Pribudiarta.

    Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator  Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Woro Srihastuti juga mendorong peran serta seluruh pengampu tusi (tugas dan fungsi) dari OPD untuk meningkatkan kesejahteraan anak dan perempuan.

    “Untuk mendukung terwujudnya KLA harus diberikan pemahaman pada masing-masing pihak bahwa yang dilakukan adalah bagian dari pembangunan sistem pemenuhan dan perlindungan anak. Contohnya pembangunan sekolah filial yang sudah dilakukan Pemkab PPU. Hal itu adalah kerja nyata dari OPD di sektor pendidikan untuk anak Indonesia. Jadi, tidak hanya dinas pengampu urusan perempuan dan anak. Agar bisa mencapai pemenuhan hak dan perlindungan anak, bukan hanya bicara pencapaian indikator KLA, tapi kita semua harus benar-benar bergerak untuk mewujudkan sistem yang baik,” ungkap Woro.

    Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sekretaris Kabinet, Yuli Harsono mendorong Pemda Kabupaten PPU untuk berkomitmen terhadap dukungan anggaran untuk urusan anak dan perempuan. Lebih lanjut, peran serta dari dunia usaha, media, dan masyarakat juga harus ditingkatkan untuk mencapai peningkatan peringkat KLA.

    Kepala Sub Bagian Direktorat (Kasubdit) pada Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sri Utami turut mendorong kewenangan pemerintah daerah setempat untuk memaksimalkan pendanaan perlindungan perempuan dan anak melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan APBN sesuai dengan peraturan Kemendagri.

    Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden, Erlinda menyampaikan upaya perbaikan dapat dilihat melalui evaluasi pengisian indikator KLA. Dalam pengisiannya, kadang ada indikator-indikator yang sebenarnya sudah terlaksana namun belum dicatatkan, sehingga konsultasi dan evaluasi pengisian KLA diperlukan supaya nilai yang didapatkan lebih baik.

    Perencana Ahli Madya, Koordinator Perlindungan Anak Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Yosi Diani Tresna menyampaikan adanya dukungan pendanaan terkait Dana Alokasi Khusus Non Fisik Perlindungan Perempuan dan Anak (DAK NF PPA) untuk mendorong upaya pencegahan dan penanganan kekerasan yang bersifat non fisik. Sementara untuk DAK Fisik tahun 2024 baru dapat diajukan tahun 2025 karena Pemda baru melaporkan terbentuknya UPTD PPA tahun 2023.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar menyampaikan capaian kinerja Kabupaten PPU dalam mewujudkan KLA diantaranya; (1) menurunnya angka perkawinan anak; (2) 11 puskesmas telah terakreditasi predikat Paripurna dan Utama dari Kementerian Kesehatan; (3) meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap anak; (4) standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak predikat Utama; (5) sebanyak 78 persen anak sudah mendapat Kartu Identitas Anak; (6) sebanyak 98,734 persen anak sudah mendapatkan akte kelahiran.

    “Kami juga telah melakukan upaya penguatan kelembagaan melalui tersedianya peraturan daerah yang mendukung dan dibentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). Meski begitu, sarana prasarana gedung UPTD PPA sampai saat ini masih belum tersedia,” tutur Tohar.

    Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Telegram Copy Link
    Previous ArticleWakapolri Terima Kunjungan Perwakilan PBB
    Next Article Indonesia AirAsia Kembali Meraih Sertifikasi Audit Keselamatan Operasional IATA (IOSA)

    Berita Terkait

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 2026

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 2026

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terkini

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20263 Views

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 20260 Views

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 20260 Views

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 20260 Views

    GKB-NU Kecam Intervensi AS, Dorong Prabowo Jadi Penyeimbang Tatanan Dunia Multilateral

    Senin, 5 Januari 20260 Views

    UIN Jakarta Catatkan Ranking Tertinggi SINTA PTKIN

    Kamis, 1 Januari 20260 Views

    Lewat Pengelolaan BLU Terintegrasi, UIN Jakarta Amankan Aset Negara di 2025

    Rabu, 31 Desember 20250 Views

    Disperkimta Kota Tangerang Selatan Apresiasi Peran Pers Kawal Program Kawasan Kumuh dan RUTLH

    Sabtu, 27 Desember 20250 Views

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, UIN Jakarta Inventarisir Perbaikan Sarpras Madrasah Pembangunan

    Kamis, 25 Desember 20250 Views

    Kemenag Luncurkan PMB PTKIN 2026, 36 Kampus Unggul Inklusif Siap Terima Mahasiswa dari Penjuru Negeri

    Senin, 22 Desember 20250 Views
    Don't Miss

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    By beritanusantaraRabu, 14 Januari 2026

    Tidak sedikit orang tua hari ini pulang dengan perasaan cemas. Bukan karena nilai anaknya jelek,…

    UIN Jakarta Miliki 151 Profesor, Terbanyak di Lingkungan PTKIN

    Rabu, 14 Januari 2026

    Program Bedah Rumah Terus Berlanjut, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 RTLH di Tahun 2026

    Kamis, 8 Januari 2026

    52 Tahun MP UIN Jakarta, Integrasi BLU Perkuat Pendidikan Islam Berkualitas

    Kamis, 8 Januari 2026
    Top Posts

    Pride Homeschooling Ciputat Tangerang Selatan Hadir sebagai Ruang Aman Tumbuh Kembang Anak

    Rabu, 14 Januari 20263 Views

    Berperan Strategis Bagi Sektor Manufaktur, Kemenperin Beri Penghargaan Pelaku Jasa Industri

    Selasa, 23 Juli 20242 Views

    Kadivhumas Menerima Tim Audit BPK Atas Anggaran Divisi Humas Tahun 2024

    Kamis, 23 Januari 20251 Views

    Polres Metro Jakarta Barat Lakukan Tes Kesehatan Terhadap Aktor AA dan Lima Rekannya

    Senin, 30 September 20241 Views
    Berita Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Contact
    © 2026 NONBLOK.COM | Berita Indonesia.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.